Secuil Ocehan

Rabu, Juni 12, 2013

Apa yang Terjadi?


Hari ini diriku benar-benar sebel, jengkel, marah, bad mood, ah…. Tempat pelampiasanku ya hanya pada dirimu, pada siapa lagi kalau bukan dirimu, disisiku hanya ada dirimu saja. Lagian diriku percaya, dengan melapiaskan pada dirimu pasti semua rasa itu akan cepat meleleh. Harapku, dirimu dapat menerangkan kegelapan ini. Namun, aku tak mengerti dengan semua jawaban-jawaban panjangmu.

Sedari tadi aku mengoceh hingga bibir manisku menjadi lower tapi dirimu tak memberikan jawaban yang ku maksud. Tak kasian kah kau pada diriku? Aku tau dirimu itu merasakan apa yang kurasakan. Buktinya sedari tadi dirimu mengelus-elus diriku. Dirimu juga terus memberikan jawaban dengan bahasa mu yang tak ku mengerti sama sekali. “Jawablah dengan bahasa yang ku mengerti . . . . “ Teriaku, kuharap kau tau apa mauku..
.
.
.

.
.
.
.
.
.

Satu Jam Berlalu
.
.
.
.
Selama satu jam dirimu ku biarkan. Dirimu tetap berada disisiku. Dirimu mengelus-elusku dengan rasa sayang yang selama ini ku berikan pada dirimu. Kau Tetap memberikan jawaban dengan bahasamu. Mengapa kau tak gunakan bahasa inggris, jerman, jepang, cina, atau apalah yang penting bukan dengan bahasamu itu.
Matamu ku tatap tajam, tak ada jawaban. Kepalamu ku pegang , tak ada jawaban. Punggungmu ku elus-elus, tak ada jawaban. Tubuhmu ku peluk erat, tetap tak ada jawaban yang  ku mau.

Aku kesal sejadi-jadinya pada dirimu.Dirimu ku sentak, tetap tak ada jawaban. Tubuhmu ku koyak-koyak sejadinya, tetap saja tak ada  jawaban yang ku mau tak kunjung muncul. Aku begitu kesal. . . .  kau tau itu???

Tubuhmu Ku anggat. Ku hempaskan . . . .

“Loh nduk! Mau kamu apakan kucingnya?” Tanya Ibu mengagetkanku.

Aku hanya terpaku!

“Meong . . .meong . . .meong . . .”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar